Sat. Sep 26th, 2020

Pertama di Industri, Gojek Meluncurkan Fitur GoGreener Carbon Offset

2 min read

Gojek dan startup pelestarian lingkungan Jejak.in menggabungkan keahlian untuk memudahkan konsumen dalam menyerap jejak karbon melalui penanaman pohon.

Jakarta, Autos.id – Gojek, super app terkemuka di Asia Tenggara bekerja sama dengan Jejak.in, startup tanah air di bidang lingkungan meluncurkan fitur baru GoGreener Carbon Offset di aplikasi Gojek, sebagai opsi yang memudahkan pengguna dalam menyerap jejak karbon dihasilkan dari kegiatan sehari-hari.

Fitur ini akan tersedia melalui kartu shuffle GoGreener Carbon Offset di aplikasi Gojek.

Pengguna dapat menghitung jejak karbon yang dihasilkan dan kemudian mengubahnya menjadi penanaman sejumlah pohon untuk penyerapan karbon. Untuk memotivasi pengguna Gojek menggunakan fitur ini, Gojek akan menggandakan jumlah pohon yang ditanam pengguna dalam enam bulan pertama sejak diluncurkan.

Untuk memastikan transparansi, pengguna dapat mengakses dasbor yang tautannya dapat ditemukan di fitur GoGreener Carbon Offset untuk memantau foto dan pertumbuhan pohon, serta data lain seperti diameter dan tinggi pohon. Penanaman pohon dilakukan oleh mitra konservasi GoGreener Carbon Offset yaitu Protect the Forest yang bersama-sama dengan para petani akan membantu proses penanaman, monitoring dan pelaporan pertumbuhan pohon.

Inovasi ini menjadikan Gojek sebagai penyedia layanan ride-hailing pertama di Indonesia dan dunia yang mengembangkan inovasi carbon offset berbasis business-to-consumer (B2C). Upaya gotong royong ini diharapkan dapat memfasilitasi masyarakat untuk berperan aktif dalam melestarikan lingkungan dan mengembangkan hutan kota.

Co-founder & Co-CEO Gojek Kevin Aluwi percaya bahwa kolaborasi teknologi adalah kunci penting untuk menjembatani setiap kebutuhan masyarakat. Gojek terus mengajak sesama warga negara seperti Jejak.in untuk memberikan dampak positif yang lebih luas melalui berbagai inovasi, termasuk di bidang lingkungan. Selain itu Jejak.in merupakan partner yang tepat untuk kerjasama ini karena memiliki pengalaman dan keahlian di bidang pelestarian lingkungan.

“Inovasi teknologi ini merupakan komitmen awal Gojek untuk berkontribusi pada isu lingkungan yang harus menjadi fokus semua orang.“ Inovasi ini akan terus kami kembangkan agar bisa berdampak lebih besar, ”kata Kevin.

Guna mendorong gaya hidup ramah lingkungan, sebelumnya Gojek meluncurkan inisiatif #GoGreener pada September 2019 yang memberikan opsi bagi konsumen untuk mengurangi konsumsi plastik sekali pakai. Melalui inovasi tersebut, hingga Agustus 2020, Gojek berhasil mengurangi penggunaan 3 juta alat makan sekali pakai atau setara dengan 10,3 ton plastik. Di bidang jasa transportasi, Gojek dan Astra telah bekerjasama untuk menguji penggunaan motor listrik di Indonesia.

Tahap pertama, penanaman pohon bakau di Kawasan Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk, DKI Jakarta; Konservasi Mangrove Pesisir Bedono, Demak, Jawa Tengah; dan Konservasi Taman Nasional Laskar Taman Mangrove Bontang, Kalimantan Timur. Untuk memastikan keberlanjutan, pengembangan fitur pada tahap berikutnya akan menambah opsi lokasi, jenis pohon, serta bentuk penyerapan karbon lainnya seperti adopsi pohon.

Upaya yang dilakukan oleh Gojek dan Jejak.in juga sejalan dengan program pemerintah pusat untuk menurunkan emisi GRK hingga 29% pada tahun 2030.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.